matahari dan awan beserta langit yang biru
menyambut pagi siang hingga sore hari kita yang begitu merdu
berlari diantara rerumputan dan kerikil-kerikil kecil yang membisu
kau sahabat kecilku dulu, penuh kebahagiaan membuatku rindu
sore-sore kau merajuk untuk berguru
namun tidak sama sekali menungguku
kala itu aku marah dan sekejap bisu
diam tapi bertuan dan kau mencoba menjadi seru
ingatkah kau berjalan di tengah teriknya matahari kala itu?
tanpa sendal menapakkan kaki di atas bebatuan di hari rabu?
kau tersenyum sambil bernyanyi merdu
dan hingga saat ini aku tak pernah tahu nyanyian itu
kita , terdiri dari kau dan aku
bermain sepanjang minggu di depan tugu batu
riang gembira seakan dunia tak akan pernah lumpuh
menyaksikan tingkah kita yang selalu seru
www.njgoody.wordpress.com